epilog: bagaimana bila engkau patah hati? *)

windy-ariestanty:



Pada ulang tahunku tahun ini, aku patah hati. 

Setiap kali berulang tahun, aku semakin mendekati tempat asalku: ketiadaan. Ibuku bilang, dunia ini sendiri pun lahir dari ketiadaan. Karena lahir dari ketiadaan, mengapa pula harus mencemaskan kehilangan?

Ketiadaan itu meluaskan, kata Ibu, dan mempertemukan manusia dengan banyak hal, di antaranya cinta. ‘Aku berharap bisa melindungimu dari patah hati. Tapi itu tak mungkin.’

‘Kenapa, Bu?’

‘Karena mengalami kehilangan adalah bagian dari kembali kepada menemukan. Tapi jangan pernah kaulupa, kau tak akan pernah kekurangan cinta.’

Read More

  1. puputrusmana reblogged this from windy-ariestanty
  2. sairindri-nindya reblogged this from windy-ariestanty
  3. adikapuspita reblogged this from windy-ariestanty
  4. mocaze reblogged this from windy-ariestanty
  5. inots reblogged this from windy-ariestanty
  6. mirapermatasarisasmita reblogged this from windy-ariestanty
  7. ayutianii reblogged this from windy-ariestanty
  8. diskusianginpagi reblogged this from windy-ariestanty
  9. vherachekhov reblogged this from windy-ariestanty
  10. cappucinored reblogged this from windy-ariestanty
  11. shepty-septi reblogged this from windy-ariestanty
  12. candramertha reblogged this from windy-ariestanty
  13. ginteguh reblogged this from windy-ariestanty
  14. merahmarun reblogged this from windy-ariestanty
  15. luchythia reblogged this from windy-ariestanty
  16. shellydeanggra reblogged this from windy-ariestanty
  17. medinaa reblogged this from windy-ariestanty
  18. anotherdidhurt reblogged this from windy-ariestanty
  19. bellathesiskaa reblogged this from windy-ariestanty
  20. st00pz reblogged this from windy-ariestanty
  21. windy-ariestanty posted this